It's me!

Foto saya
ALLAH SWT-- tough; weak; strong; have a dream; have a choice; love a laugh; have a great family; have nice friends; have an ugly cat; pink; blue; beautiful colour; rain drops; sunshine; accounting; writting; STITCH; Fido Dido; and much more

Selasa, 10 Januari 2012

Teknik analisis meramalkan kas perusahaan

1. Keuangan Perusahaan

· Pengertian Perusahaan Keuangan

Perusahaan keuangan merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi utama menyalurkan dana dari yang surplus/ berlebih kepada mereka yang kekurangan dana.

· Jenis-jenis perusahaan keuangan:

a. Bank Komersial (Commercial Banks) : Lembaga simpanan yang memiliki asset utama berupa pinjaman dan kewajiban utama lain yaitu tabungan (deposits).

b. Thrifts : Lembaga simpanan dalam bentuk tabungan atau pinjaman

c. Perusahaan Asuransi : Lembaga keuangan yang menjaga individu dan perusahaan dari kejadian yang buruk

d. Perusahaan sekuritas dan bank investasi : Lembaga keuangan yang menjamain sekuritas dan terlibat dalam kegiatan sehubungan seperti broker surat berharga, jual beli surat berharga dan menghasilkan pasar dimana surat berharga diperdagangkan.

e. Perusahaan Pembiayaan (Finance companies) : Lembaga penghubung keuanngan yang member pinjaman kepasa individu dan bisnis

f. Reksa dana (Mutual Funds) : Lembaga keuangan yang menawarkan rencana simpanan dimana dana milik partisipan mengakumulasikan tabungan selama tahun bekerja mereka sebelum diambil selama tahun pension mereka.

· Keuangan Perusahaan di bagi menjadi 3 :

1. Ivestasi

Ivestasi adalah pengurangan beberapa jenis aset baik dalam bentuk finansial ataubarang, dapat pula disebut penjualan dari bisnis yang dimiliki oleh perusahaan. Iniadalah kebalikan dari investasi pada aset yang baru. Motif : Perusahaan memiliki beberapa motif untuk divestasi.

- Motif pertama, sebuah perusahaan akan melakukan divestasi (menjual) bisnisyang bukan merupakan bagian dari bidang operasional utamanya sehingga perusahaan tersebut dapat berfokus pada area bisnis terbaik yang dapatdilakukannya. Sebagai contoh, Eastman Kodak, Ford Motor Company, danbanyak perusahaan lainnya telah menjual beragam bisnis yang tidak berelasidengan bisnis utamanya.

- Motif kedua untuk divestasi adalah untuk memperoleh keuntungan. Divestasimenghasilkan keuntungan yang lebih baik bagi perusahaan karena divestasimerupakan usaha untuk menjual bisnis agar dapat memperoleh uang.Sebagai contoh, CSX Corporation melakukan divestasi untuk berfokus padabisnis utamanya yaitu pembangunan rel kereta api serta bertujuan untukmemperoleh keuntungan sehingga dapat membayar hutangnya pada saat ini.

- Motif ketiga bagi divestasi adalah kadang-kadang dipercayai bahwa nilaiperusahaan yang telah melakukan divestasi (menjual bisnis tertentu mereka)lebih tinggi daripada nilai perusahaan sebelum melakukan divestasi. Dengankata lain, jumlah nilai aset likuidasi pribadi perusahaan melebihinilai pasar bila dibandingkan dengan perusahaan pada saat sebelummelakukan divestasi. Hal ini memperkuat keinginan perusahaan untukmenjual apa yang seharusnya bernilai berharga daripada terlikuidasi padasaat sebelum divestasi.

- Motif keempat untuk divestasi adalah unit bisnis tersebut tidakmenguntungkan lagi. Semakin jauhnya unit bisnis yang dijalankan dari corecompetence perusahaan, maka kemungkinan gagal dalam operasionalnyasemakin besar.

2.Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Bahasa Inggris: Rights Issue) ataudisingkat

HMETD dalam pasar modal Indonesia adalah hak yang diperolehpara pemegang saham yang namanya telah terdaftar dalam daftar pemegangsaham suatu perseroan terbatas untuk menerima penawaran terlebih dahulu apabil perusahaan sedang menjalani proses emisi atau pengeluaran saham-saham darisaham portopel atau saham simpanan. Hak tersebut diberikan dalam jangka waktu14 hari terhitung sejak tanggal penawaran dilakukan dan jumlah yang berhak diambilseimbang dengan jumlah saham yang mereka miliki secara proporsional.

3.Kebangkrutan

Kebangkrutan adalah ketidakmampuan yang dinyatakan secara legal oleh individuatau organisasi untuk membayar kreditur mereka.Kebangkrutan telah dicatat di Perjanjian Lama dan Timur Jauh.

2. Estimasi Penjualan

Estimasi penjualan untuk bisnis Anda didasarkan pada penilaian Anda: keuntungandari produk atau layanan, pelanggan, ukuran pasar Anda, dan pesaing Anda. Iniharus mencakup penjualan dalam unit dan Rupee untuk tahun berikutnya tiga,dengan tahun pertama dipecah oleh kuartal kalau itu sesuai untuk industriAnda. Angka-angka ini akan sangat penting untuk dokumen keuangan lain yangAnda hadir nanti dalam rencana.Gunakan ringkasan satu-ayat untuk membenarkan proyeksi anda. Pastikan untukmenggunakan pernyataan ringkas tentang apa set terpisah produk atau jasa dariperusahaan lain di pasar. Sertakan diskusi singkat dari setiap komitmenpelanggan. Juga menyatakan mengapa anda membayangkan basis pelangganAnda tumbuh, dan menunjukkan bagaimana Anda akan mengumpulkan bisnis ini.Tips. Jika Anda memperoleh penjualan rata-rata per pelanggan dari asosiasiinformasi perdagangan, penelitian, atau wawancara dengan pemilik bisnisdalam upaya serupa, mengutip sumber-sumber di bagian ini untuk memberikankredibilitas ke nomor yang Anda dasar proyeksi penjualan Anda. Jangan menggunakan kata "konservatif" ketika menjelaskan proyeksipenjualan Anda.Lender digunakan untuk melihat proyeksi sebelumnya iniistilah yang biasanya sesuatu tetapi konservatif. Jangan membuat proyeksi aneh. Mereka akan merusak kredibilitas Andasebagai orang bisnis terkemuka. Kesalahan umum adalah asumsi bisnis Andaakan memiliki beberapa tahun sederhana dan kemudian peningkatan dramatisdalam penjualan ketika "pasar lepas landas."

3. Estimasi Produksi

adalah penentuan yang akurat untuk menentukan strategi pemasaran yang lebihefisien bahwa salah satu dari mereka menggunakan Alat Estimasi Produksi(AEP). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas tertinggi AEP.AEP tes yang dilakukan terhadap efektivitas dua model pengukuran modifikasi AEP40 cm x 40 cm dan 50 cm x 50 cm dengan dua cara mengukur, yang pertama adalahdi 4 titik pengukuran (4 kuadran kanopi tanaman) dan yang kedua adalah dalam 6poin pengukuran (6 kuadran kanopi tanaman). Sampel sebanyak 30 pohon jerukproduktif, dihitung kepadatan buah dalam AEP untuk kemudian berkorelasi dengan jumlah buah per pohon.Hasilnya menunjukkan bahwa yang paling efektif adalah AEP AEP berukuran 50 cm x50 cm dengan 4 kuadran titik pengukuran. Hal ini didasarkan pada Standard ErrorEstimasi koefisien terendah dan tertinggi 38,85 korelasi 0,732 dengan model regresilinier Y = 14,69 + 13.31X.

4. Estimasi Pembelian Bahan Langsung

adalah pembelian barang secara langsung, baik berupa langsung maupun sistemonline. estimatis ini sangat menguntungkan bagi penjual maupun pembeli. karenapenjual bisa memprodukan barang daganganya dengan cara sistem online, dan sipembeli juga dapat lebih menghuntungkan dan menghematkan.karena pembeli tidak perlu meluangkan waktu yang lama untuk datang dan pergi kesana. cukup hanya dengan berada di depab komputer dan memilih barang manayang akan di belinya. lalu mentransferkan jumlah uang yang sudah tertera, dengancara seperti itu pihak pembeli maupun pihak penjual dapat memperolehkan keuntungan.

5. Estimasi Pemakaian Biaya Langsung

adalah barang yang bisa langsung di gunakan tanpa memerlukan proses terlebihdahulu, atau barang yang sudah di beli bisa langsung di pakai atau di gunakan.sebagai contoh :pakaian, mobil, makanan ataupun minuman, dll.barang-barang itu bisa langsung di pakai tanpa di proses lagi seperti barang yang lain.

6. Upah Langsung

upah langsung adalah upah yang di berikan atasan atau manajer tanpa atau lewatperantara, upah ini di berikan langsung kepada orangnya langsung ataua kepadakaryawan itu sendiri. tidak di lakukan dengan sistem kartu kredit.

7. Estimasi Beban Fabrikase

adalah estimasi yang menjelaskan tentang beban pabrikasi.

8. Estimasi Harga Pokok Penjualan

adalah harga yang sudah mutlak atau harga pokok barang yang di jual tanpa bisamengalami perubahan, harga ini sudah mutlak di berikan oleh sie penjual untuk siepembeli agar tidak terjadi negoisasi dalam penjualan barang ini.

9. Estimasi Beban Penjualan

Adalah beban sie penjual karena terdapat beberapa faktor yang membuatperusahaan atau sie penjual oeleh pihak-pihak tertentu.misalkan beban pajak, kerusakan barang-barang, apapun yang membuat perusahaanmenjadi beban.

10.Estimasi Beban Administrsi

Beban administrasi perusahaan yang fokus dari kepentingan politik pada saatini. Badan Penelitian Eim estimasi total biaya administrasi di sektor pekerjaansementara.Penyebab utama dari ukuran biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara adalah: tingginya jumlah pekerja pekerjaan sementara dan tingginya laju perubahanpada pekerja pekerjaan sementara (rata-rata tahunan: 1,3 juta pendaftaran, 1,1 juta penempatan dan 15,6 juta pembayaran remunerasi); perubahan undang-undang banyak dan perubahan kecil yang menghadapisektor pekerjaan sementara; penerapan sistem pembayaran remunerasi mingguan.

11.Estimasi Laba Rugi

adalah laporan keuangan suatu perusahan yang menunjukan keuntungan ataukerugian. di mana semua laporan keuangan di tunjukan pada estimasi ini, karenadengan estimasi ini perusahaan ini bisa mengetahui apakah perusahaan inimendapatkan keuntungan atau laba ataupun memperoleh kerugian.

12. Estimasi Kas

adalah laporan keuangan yang menunjukan berapa uang yang di punyai olehperusahaan itu, karena dengan adanya kas perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah uang atau kas yang ada.apakah perusahan tersebut memperoleh keuntungan atau kenaikan kas atau bahkanmemeproleh penurunan kas.


DAFTAR PUSTAKA

http://www.scribd.com/doc/76280143/BAB-12-Teknik-Analisis-Meramalkan-Kas-an

http://thyamuthya94.blogspot.com/2011/10/bab-12-teknik-analisis-meramalkan-kas.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Keuangan_perusahaan

http://nepal.smetoolkit.org/nepal/en/content/en/804/Estimated-Sale

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. Ada beberapa pendapat tentang pengertian MSDM, yaitu:

• Mary Parker Follett

Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu seni untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang diperlukan, atau dengan kata lain tidak melakukan pekerjaanpekerjaan itu sendiri.

• Edwin B. Flippo

Manajemen Sumber Daya Manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat

• French

Manajemen Personalia adalah penarikan, seleksi, pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan sumber daya manusia oleh organisasi.

#Macam-macam Sumber Daya Manusia (SDM)#

Manusia memiliki akal, budi dan pikiran yang tidak dimiliki oleh tumbuhan maupun hewan. Meskipun paling tinggi derajatnya, namun dalam ekosistem, manusia juga berinteraksi dengan lingkungannya, mempengaruhi dan dipengaruhi lingkungannya sehingga termasuk dalam salah satu faktor saling ketergantungan.

Sumber daya manusia dibagi menjadi dua, yaitu :

  • Manusia sebagai sumber daya fisik

Dengan energi yang tersimpan dalam ototnya, manusia dapat bekerja dalam berbagai bidang, antara lain: bidang perindustrian, transportasi, perkebunan, perikanan, perhutanan, dan peternakan.

  • Manusia sebagai sumber daya mental

Kemampuan berpikir manusia merupakan suatu sumber daya alam yang sangat penting, karena berfikir merupakan landasan utama bagi kebudayaan. Manusia sebagai makhluk hidup berbudaya, mampu mengolah sumber daya alam untuk kepentingan hidupnya dan mampu mengubah keadaan sumber daya alam berkat kemajuan ilmu dan teknologinya. Dengan akal dan budinya, manusia menggunakan sumber daya alam dengan penuh kebijaksanaan. Oleh karena itu, manusia tidak dilihat hanya sebagai sumber energi, tapi yang terutama ialah sebagai sumber daya cipta (sumber daya mental) yang sangat penting bagi perkembangan kebudayaan manusia.

#Perkembangan Sumber Daya Manusia#

Revolusi industri abad ke 20 dan revolusi teknologi abad ke 19 mengubah makna tenaga kerja itu sendiri, dimana kebanggan hasil kerjanya menjadi berkurang. Akibat revolusi industri dan teknologi terhadap tenaga kerja adalah :

1. Berkembangnya spesialisasi, secara ekonomis menguntungkan, hasil kerjanya lebih banyak dan orang akan ahli dalam bidangnya.

2. Hambatan pengembangan diri, bagi kelompok tertentu secara sosiologis disebut blok of mobility (sekat-sekat mobilitas masyarakat).

3. Perubahan yang terus menerus, merugikan tenaga kerja dengan perubahan bidang industri dan teknologi.

#Pemanfaatan Sumber Tenaga Kerja dan Kompensasi#

Tenaga kerja yang diinginkan oleh perusahaan dapat diperoleh dari berbagai sumber berikut :

  1. Dari dalam Perusahaan. Cara ini merupakan cara terbaik, berasal dari promosi (kenaikan pangkat) atau transfer (pemindahan dari bagian lain) didalam perusahaan.
  2. Teman-taman para Karyawan. Cara ini digunakan dengan anggapan bahwa, karyawan tersebut sudah mengetahui kualifikasinya, dengan demikian maka diharapkan calon pasti akan sesuai.
  3. Lembaga Penempatan Tenaga Kerja. Hanya terdapat satu lembaga yang diatur dan ditangani oleh Pemerintah, yaitu Kantor Penempatan Tenaga Kerja (KPT), yang bertugas menyalurkan tenaga kerja yang belum sempat memperoleh pekerjaan.
  4. Lembaga Pendidikan. Dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan memberikan bea-siswa dan meminta langsung kepada lembaga pendidikan tersebut.
  5. Masyarakat Umum. Cara ini memerlukan biaya sangat besar, dengan cara memasang iklan.

Program kompensasi karyawan dirancang :

1. Menarik karyawan yg cakap ke dalam organisasi

2. Memotivasi karyawan mencapai prestasi unggul

3. Mencapai masa dinas yg panjang

Sesuai fungsinya, didalam perusahaan ada dua macam tenaga kerja :

1. Tenaga Eksekutif, mengambil keputusan dan melaksanakan fungsi organik manajemen

2. Tenaga Operatif, tenaga terampil, menguasai pekerjaan, sehingga tugas dapat dilaksanakan dengan baik.

Ada tiga golongan tenaga kerja ditinjau dari kemampuannya, yaitu:

-tenaga terampil (skilled labor)

-tenaga setengah terampil (semi skilled labor)

-tenaga tidak terampil (unskilled labor)

Penentuan Jumlah Tenaga Kerja meliputi dua hal pokok :

1. Analisis Beban Kerja, meliputi ; peramalan penjualan (sales forecast), penyusunan jadwal waktu kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja untuk membuat satu unit barang.

2. Analisis tenaga kerja, menghitung jumlah tenaga kerja yang sesungguhnya dapat tersedia pada satu periode.

#Hubungan Perburuhan#

Hubungan Perburuhan adalah hubungan antara unsur – unsur dalam produksi yaitu buruh, pengusaha dan pemerintah, yang didasarkan pada nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila agar setiap persoalan antara buruh dan manajemen diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, ada tiga asas yang digunakan yaitu :
1.Asas Partner in Production
Dimana buruh dan pengusaha mempunyai kepentingan yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan buruh mampu meningkatkan hasil usaha/ produksi. Hal ini tercermin dalam system ci-determination.
2.Asas Partner in Profit
Hasil yang dicapai perusahaan itu seharusnya bukan untuk dinikmati oleh pengusaha saja, tetapi harus dinikmati oleh buruh yang turut serta dalam mencapai hasil produksi tersebut.
3.Asas Partner in Responsibility
Dimana buruh dan pengusaha memiliki tanggung jawab untuk bersama – sama meningkatakan hasil produksi. Rasa tanggung jawab kedua belah pihak ini akan mendorong hasil produksi yang meningkat lagi.

Bila terjadi ketidak kesepakatan, buruh punya senjata yang dapat digunakan :

a. Boikot ( untuk menolak membeli barang-barang hasil produksi)

b. Pemogokkan ( berhenti berkerja sehingga menurunkan kondisi perekonomian perusahaan)

c. Penghasutan ( untuk mendukung pemogokan yang dilakukan )

d. Memperlambat kerja ( dilakukan oleh karyawan dengan cara mengurangi tingkat produktivitas mereka atau mengurangi jumlah produk yang dihasilkan)

Untuk mengeoperasikan Hubungan Perburuhan Pancasila tersebut, telah ditetapkan berbagai sarana yaitu :
•Lembaga Bipartite / Tripartite
Melalui Lembaga Bipartite/Tripartite, setiap perselisihan yang terjadi dapat diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat. Penyelesaian perselisihan melalui Lembaga Bipartite berarti penyelesaian yang dilaksanakan melalui dua pihak,yaitu Buruh dan Pengusaha (secara intern). Penyelesaian melalui lembaga Tripartite berarti mengundang pihak pemerintah untuk ikut serta menyelesaikan perselisihan yang terjadi secara musyawarah untuk mufakat.
•Kesepakatan Kerja Bersama (Perjanjian Perburuhan)
Melalui perjanjian perburuhan para pihak yang terkait dalam phubungan kerja mengetahui secara jelas apa yang menjadi hak dan kewajibannya sehingga dengan demikian dapat diharapkan mencegah timbulnya perselisihan.
•Peradilan Perburuhan
Melalui peradilan perburuhan, setiap perselisihan yang timbul dapat diselesaikan secara damai, sehingga kemungkinan untuk mogok / lock-out dapat dicegah sedini mungkin.
•Peraturan Perundang – undangan Perburuhan
Peraturan perundang – undangan perburuhan mutlakdiperlukan dan harus dapat mengakomodasi semua kepentingan pekerja maupun pengusaha, sehingga dengan demikian kepastian hokum dapat tercipta dan dapat mengurangi terjadinya perselisihan perburuhan yang dapat menimbulkan tindakan mogok/lock-out.
•Masalah khusus yang harus diperhatikan yaitu masalah upah dan masalah pemogokan.
Melalui penanganan / pengaturan masalah pengupahan secara memadai, akan mengurangi timbulnya perselisihan peruruhan yang berkaitan dengan masalah upah. Demikian pula masalaah pemogokan yang pada hakekatnya merupakan penyelesaian perselisihan pekerja secara tidak damai, sedapat mungkin dihindari dengan mengutamakan musyawarah untuk mufakat.

#Mengapa para pekerja mendirikan serikat kerja#

Serikat Pekerja atau karyawan (Labor Union atau Trade Union) adalah organisasi pekerja yang dibentuk untuk mempromosikan atau menyatakan pendapat, melindungi, dan memperbaiki, melalui kegiatan kolektif, kepentingan sosial, ekonomi dan politik anggotanya. Tipe-tipe Serikat Karyawan:

a. Craft Unions

Anggotanya karyawan yang punya ketrampilan yang sama seperti tukang kayu.

b. Industrial Unions

Dibentuk berdasarkan lokasi pekerjaan yang sama, serikat ini terdiri pekerja tidak berketrampilan maupun berketrampilan dalam perusahaan atau industri tertentu.

c. Mixed Unions

Mencakup pekerja terampil, tidak terampil dan stengah terampil dari suatu local tertentu tidak memandang dari industry mana.

#Hukum yang mengatur hubungan antara tenaga kerja dengan manajer#

Ada tiga perjanjian kerja bersama, yaitu :

a. Closed Shop Agreement

Hanya berlaku bagi pekerja yang telah bergabung menjadi anggota serikat (persatuan).

b. Union shop Agreement

Mengaharuskan para pekerja untuk menjadi anggota serikat untuk periode waktu terentu.

c. Open Shop Agreement

Memberikan kebebasan pekerja untuk menjadi atau tidak anggota serikat kerja.

Bagaimana serikat pekerja di organisasi dan disahkan?

››yaitu melalui UUD 1945 yang berlandaskan serikat pekerja.

Saya mengucapkan terima kasih untuk bapak/ibu/kakak yang secara tidak langsung telah mengizinkan saya untuk mengcopy data yang saya butuhkan untuk tugas ini J

DAFTAR PUSTAKA

http://arrizalaziz.wordpress.com/2010/12/20/manajemen-sumber-daya-manusia/

http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_sumber_daya_manusia

http://septyaridhoyatni.wordpress.com/2010/11/29/pengantar-bisnis-bab-9/

http://ocw.gunadarma.ac.id/course/economics/management-s1/pengantar-bisnis/manajemen-sumber-daya-manusia

http://wina-fun.blogspot.com/2010/04/hubungan-perburuhan.html

http://rahmanelieser.blogspot.com/2029_11_01_archive.html

Manajemen Keuangan Perusahaan

Manajemen Keuangan adalah segala kegiatan manajemen yang berkaitan dengan aktifitas mencari dana dengan biaya seefisien mungkin dan aktifitas menggunakan dana seefektif mungkin. Ada 3 keputusan manajer keuangan yang berkaitan dengan kegiatannya yaitu:

* Keputusan pembelanjaan (Financing)

* Keputusan Pembiayaan (Investasi)

* Kebijakan Deviden (Deviden Policy)

Peran dan Tanggung jawab Manajer Keuangan

Manajer Keuangan mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap apa yang

telah dilakukannya. Ada pun keputusan keuangan yang menjadi tanggung jawab manajer keuangan dikelompokkan ke dalam tiga (3) jenis:

1. Mengambil keputusan investasi (investment decision)

Menyangkut masalah pemilihan investasi yang diinginkan dari sekolompok kesempatan yang ada, memilih satu atau lebih alternatif investasi yang dinilai paling menguntungkan.

2. Mengambil keputusan pembelanjaan (financing decision)

Menyangkut masalah pemilihan berbagai bentuk sumber dana yang tersedia untuk melakukan investasi, memilih satu atau lebih alternatif pembelanjaan yang menimbulkan biaya paling murah.

3. Mengambil keputusan dividen (dividend decision)

Menyangkut masalah penentuan besarnya persentase dari laba yang akan dibayarkan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham, stabilitas pembayaran dividen, pembagian saham dividen dan pembelian kembali sahamsaham. Keputusan-keputusan tersebut harus diambil dalam kerangka tujuan yang seharusnya dipergunakan oleh perusahaan yaitu memaksimumkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan adalah harga yang terbentuk seandainya perusahaan dijual. Apabila perusahaan “go public” maka nilai perusahaan ini akan dicerminkan oleh harga saham perusahaan tersebut. Dengan meningkatnya nilai perusahaan, maka pemilik perusahaan menjadi lebih makmur sehingga mereka menjadi lebih senang.

Perencanaan Keuangan

Pada perencanaan ini akan diambil Contoh sebagai berikut:

- Seberapa cepat pertumbuhan bisnis yang diharapkan?

- Bagaimana pertumbuhan keuangan Anda?

- Apakah pertumbuhan Anda terlalu lambat?

Contoh :

Rencana keuangan adalah meminjam Rp. 250.000.000,- dari investor ataupun perbankan, dengan tingkat suku bengan sebesar 14% per tahun, dalam rangka membiayai kebutuhan pemasaran (iklan & advertising), dan penambahan 2 unit mobil kantor.

Pinjaman ini akan dibayar melalui peningkatan arus kas perusahaan dalam jangka waktu 2 tahun.


DAFTAR PUSTAKA

http://lilissolehat.files.wordpress.com/2011/02/manajemen-keuangan.pdf

http://yoserizal.com/business-plan/bab-xiperencanaan-keuangan/

Konsep Nilai Waktu dari Uang

Konsep Nilai Waktu dari Uang

Time Value of Money adalah nilai waktu dari uang, didalam pengambilan keputusan jangka panjang, nilai waktu memegang peranan penting . Misalkan uang Rp. 100.000 sekarang dapat berbeda dengan Rp. 100.000 yang akan diterima satu tahun yang akan datang. Jika seseorang disuruh untuk memilih apakah Rp. 100.000 lebih baik diterima sekarang atau satu tahun kemudian, maka ia tentu akan memilih uang tersebut sekarang karena jika ia memilih menerima uang tersebut sekarang, ia akan dapat menanamkannya untuk memperoleh pendapatan bunga selama satu tahun.
Dengan demikian setahun yang akan datang, ia akan menerima Rp. 100.000 ditambah pendapatan bunga selama satu tahun atas investasinya itu. Jika tingkat bunga majemuk sebesar 25% setahun, maka investasi Rp. 100.000 sekarang akan menjadi Rp. 125.000 setahun kemudian. Jadi uang sebesar Rp. 100.000 sekarang sama dalam nilai waktu Rp. 125.000 setahun kemudian pada tingkat suku bunga 25%. Begitu juga sebaliknya, Rp. 100.000 setahun kemudian adalah sama dengan Rp. 80.000 (Rp. 100.000/ 1250) sekarang, karena Rp. 80.000 ditambah bunga 25% sama dengan Rp. 100.000. Ini merupakan inti dari nilai waktu dari uang (time value of money).
Oleh karena itu, seseoraang akan lebih menyukai menerima uang segera daripada ditunda kemudian hari dan ia akan mau menukarkan sejumlah uangnya sekarang dengan jumlah uang yang sama pada masa yang akan datang. Ia akan memegang prinsip bahwa jumlah uang yang akan datang harus lebih daripada jumlah sekarang.
Konsep nilai waktu uang diperlukan oleh manajer keuangan dalam mengambil keputusan ketika akan melakukan investasi pada suatu aktiva dan pengambilan keputusan ketika akan menentukan sumber dana pinjaman yang akan dipilih. Suatu jumlah uang tertentu yang diterima waktu yang akan datang jika dinilai sekarang maka jumlah uang tersebut harus didiskon dengan tingkat bunga tertentu (discount factor). Suatu jumlah uang tertentu saat ini dinilai untuk waktu yang akan datang maka jumlah uang tersebut harus digandakan dengan tingkat bunga tertentu ( Compound factor)

Nilai yang akan Datang

Future value yaitu nilai uang yang akan diterima dimasa yang akan datang dari sejumlah

modal yang ditanamkan sekarang dengan tingkat discount rate ( bunga ) tertentu.

Nilai waktu yang akan datang dapat dirumuskan sbb ;

Future Value (FV) = Mo ( 1 + i )n

Contoh 1 :

Tuan Budi pada 1 januari 2005 menanamkan modalnya sebesar Rp. 10.000.000,-dalam bentuk deposito di bank selama 1 tahun, dan bank bersedia memberi bunga 10 % per tahun, maka pada 31 Desember 2005 Tuan Budi akan menerima uang miliknya yang terdiri dari modal ppoko ditambah bunganya. Perhitungannya sbb ;

Future Value = Mo ( 1 + i )n

FV= 10.000.000 ( 1 + 0.10 )1.

FV= 10.000.000 ( 1 + 0.10 ).

FV= 10.000.000 + 1.000.000 .

FV = 11.000.000

Jadi nilai yang akan datang uang milik Tn Budi adalah Rp. 11.000.000,-

Nilai Sekarang

Nilai sekarang dari jumlah yang diperoleh di masa mendatang atau sering pula disebut dengan present value adalah nilai sejumlah uang yang saat ini dapat dibungakan untuk memperoleh jumlah yang lebih besar di masa mendatang. Misalkan P adalah nilai sekarang dari uang sebanyak A pada t tahun yang akan datang. Bila kemudian diumpamakan tingkat bunga adalah r, maka bunga yang dapat diperoleh dari P rupiah adalah :

I = P.r.t

dan uang setelah t tahun menjadi :

P + P.r.t = P(1+rt)

Karena A adalah nilai uang sebanyak P pada t tahun mendatang, maka

P(1+rt) = A

atau

P = A/I + rt

Contoh :

Setahun lagi rudi akan menerima uang sebanyak Rp. 10.000,-. Berapakah nilai sekarang uang tersebut jika tingkat bunga adalah 13 % setahun?

Dalam masalah ini, A = 10.000,-. r = 0,13 dan t = 1

P = 10.000/ 1 + (0,13)(1)

= 8849,56

ANUITAS (ANNUNITIES)

Anuitas adalah serangkaian pembayaran yang sama untuk jumlah tahun tertentu. Anuitas dibagi menjadi dua tipe dasar:

1. Anuitas biasa anuitas dengan pembayaran di akhir periode

2. Anuitas jatuh tempo anuitas dengan pembaran pada awal periode

Catatan: Dalam manajemen keuangan yang lazim digunakan adalah anuitas biasa untuk

penyebutan pada anuitas, kecuali jika disebutkan anuitas jatuh tempo.

ANUITAS MAJEMUK

Menyimpan atau menginvestasikan sejumlah uang yang sama di akhir tahun dan

memungkinkan tumbuh. Pemanfaatannya misal untuk tabungan pendidikan, mobil baru, rumah.

Ilustrasi:

Ilustrasi sederhana untuk 2 tahun anuitas: Misal Kita menyimpan Rp 5.000.000,- dengan

bunga 6%, maka pada tahun ke dua akan dihitung sebagai berikut.

FV2 = Rp 5.000.000(1+0,06) + Rp 5.000.000

= Rp 5.000.000(1,06) + Rp 5.000.000

= Rp 5.300.000 + Rp 5.000.000

= Rp 10.000.300

Dari ilustrasi tersebut dapat dilihat bahwa untuk nilai masa depan dari dua tahun anuitas

(biasa) didapat dari dua kali setoran (Rp 5.000.000 x 2) ditambah dengan bunga untuk

tahun pertama Rp 300.000. Pembayaran tahun kedua belum mendapat bunga karena

setoran pada akhir tahun diasumsikan baru saja disetorkan sehingga tidak diperhitungkan

bunga.

Sekarang dari ilustrasi tersebut kita kembangkan dengan jangka waktu 5 tahun, maka akan didadapat perhitungan sebagai berikut:

FV5 = Rp5000.000(1+0,06)+ Rp5000.000(1+0,06)3+ Rp5000.000(1+0,06)2+Rp5.000.000(1+0,06)+Rp5.000.000

= Rp5.000.000(1,262)+ Rp5.000.000(1,191)+ Rp5.000.000(1,124)+ Rp5.000.000(1,060)+Rp5.000.000

= Rp6.310.000+Rp5.955.000+5.620.000+Rp5.300.000+Rp5.000.000

= Rp28.185.000

Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah mengizinkan saya untuk mengcopy data yang ada.

DAFTAR PUSTAKA

http://fachrurrozyezy740.blogspot.com/2010/11/konsep-nilai-waktu-dari-uang.html

http://www.scribd.com/doc/42299223/Nilai-Yang-Akan-Datang

http://ichsan231.wordpress.com/2007/05/08/nilai-sekarang/

http://agus.byethost13.com/materi/MK_06_Anuitas.pdf