It's me!

Foto saya
ALLAH SWT-- tough; weak; strong; have a dream; have a choice; love a laugh; have a great family; have nice friends; have an ugly cat; pink; blue; beautiful colour; rain drops; sunshine; accounting; writting; STITCH; Fido Dido; and much more

Kamis, 12 Januari 2012

Tanggung Jawab Sosial suatu Bisnis


Tanggung Jawab Sosial adalah
suatu pengakuan dari perusahaan bahwa keputusan bisnis dapat mempengaruhi masyarakat (komunitas dan lingkungannya) dan secara luas meliputi tanggung jawab perusahaan terhadap pelanggan, karyawan dan Kreditur.

#Benturan dengan kepentingan masyarakat#

Proses produksi seringkali menyebabkan benturan kepentingan (masyarakat dengan perusahaan ). Terjadi pada berbagai tingkat perusahaan ( besar, menengah dengan perusahaan ). Benturan ini terjadi kerap kli karena perusahaan menimbulkan polusi ( udara, air, limbah, suara bahkan mental kejiwaan ). Ada juga benturan kepentingan Transaksi Tertentu dan Transaksi Afiliasi yang merupakan hal yang sangat sulit untuk dihindari. Transaksi seperti ini biasa dipraktekan dalam melakukan transaksi bisnis dimana para pihak yang melakukan corporate actionmemiliki benturan kepentingan atau mempunyai hubungan afiliasi. Meskipun pada prinsipnya transaksi bisnis tersebut bertujuan untuk meminimalisir resiko, mempermudah komunikasi atau melanggengkan hubungan bisnis para pihak yang telah terjalin, namun potensi benturan kepentingan dan penyalahgunaan pihak terafiliasi dalam suatu transaksi dapat merugikan para pemangku kepentingan tertentu atau pemegang saham terutama pemegang saham minoritas.

Dalam kerangka Good Corporate Governance, aspek transparansi dan keterbukaan dalam proses Transaksi Afiliasi dan Transaksi Tertentu sangat diutamakan. Hal ini untuk melindungi para pihak termasuk pemegang saham minoritas. Oleh karenanya, Bapepam selaku regulator dan otoritas jasa keuangan telah memberlakukan ketentuan yang cukup komprehensif tentang Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu dan Transaksi Afiliasi. Namun prakteknya, pemahaman para pelaku usaha tentang benturan kepentingan Transaksi Tertentu dan Transaksi Afiliasi masih harus ditingkatkan. Hal ini sangat diperlukan karena menyangkut aspek keuangan, hukum serta good corporate governance suatu perusahaan.

#Dorongan Tanggung Jawab Sosial#

Klasifikasi aspek pendorong tanggung jawab sosial. Dalam menunaikan tanggung jawab sosial, perusahaan dituntut untuk mengindahkan etika bisnis. Hal – hal pendorong dilaksanakannya etika bisnis :

1. Dorongan dari pihak luar, dari lingkungan masyarakat.

2. Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri, sisi humanisme pebisnis yang melibatkan rasa, karsa dan karya.

Klasifikasi masalah sosial yang mendorong pelaksanaan tanggung jawab sosial pada sebuah bisnis sebagai berikut :
*Penerapan manajemen orientasi kemanusian
Kegiatan intern yang muncul bersifat sangat kaku,keras, zakeliyl ( saklek ) , birokratik, dan otoriter. Prosedur administrasi serta jenjang kewenangan yang berbelit-berbelit sering menyebabkan tekanan batin bagi para pebisnis maupun pahak lain yang berhubungan kurang manusiawi pun kerap terjadi antara perusahaan dengan pihak luar ( pelanggan,masyarakat umum)

Manfaat penerapan manajemen orientasi kemanusiaan
Penerapan akan menimbulkan hubungan yang serasi, selaras dan seimbang antara pelaku bisnis dan pihak luar secara rinci, manfaat tersebut adalah :

  • Peningkatan moral kerja karyawan yang berakibat membaiknya semangat dan produktivitas kerja
  • Adanya partisipasi bawahan dan timbulnya rasa ikut memiliki sehingga tercipta kondisi manajemen partisipasif.
  • Penurunan absen karyawan yang disebabkan kenyaman kerja sebagai hasil hubungan kerja yang menyenangkan dan baik.
  • Peningkatan mutu produksi yang diadakan oleh terbentuknya rasa percaya diri karyawan.
  • Kepercayaan konsumen yang meningkatkan dan merupakan dasar bagi perkembangan selanjutnya dari perusahaan.

*Ekologi dan gerakan pelestarian lingkungan
Ekologi, yang menitikberatkan pada keseimbangan antara manusia dan alam lingkunganya banyak dipengaruhui oleh proses produksi. Sebagai contoh maraknya penebangan hutan sebagai bahan dasar industry perkayuan. Perburuan kulit ular yang diperuntukan industry kerajinan kulit. Penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak maupun racun yang merusak alam sekitar.

*Penghematan energi
Pengurasan secara besar-besaran energy yang berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti minyak,batubara dan gas telah banyak terjadi. Kesadaran bahwa sumber daya tersebut tidak dapat diperbaharui telah mendorong dilaksanakanya proses efisiensi serta mencari pengganti sumber daya tersebut. Yang dapat disebut dengan sumber energy alternative diantaranya adalah pemanfaatan tenaga surya,nuklir,angin,air serta laut.Partisipasi pembamgunan bangsa. Kesadaran masyarat pebisnis terhadap suksesnya pembangunan sangat diperlukan. Karena denag adanya kesadran tersebut, akan membantu pemerintah menangani masalah pengangguran dengan cara ikut melibatkan penggunaan tenaga kerja yang ada, sebagai bentuk tanggung jawab social pada lingkungan sekitar perusahaan beroprasi.

*Gerakan kosumerisme
Awal perkembangannya tahun 1960an di Negara barat yang berhasil memberlakukan undang-undang perlindungan konsumen yang meliputi beragam aspek,mulai dari perlindungan atas praktik penjualan paksa samapi pemberian izin lisensi bagi para petugas reparasi alat rumah tangga,

  • Memperoleh perhatian and tindakan nyata dari kalangan bisnis terhadap keluhan konsumen atas praktek bisnisnya
  • Pelaksanaan strategi advertensi/periklanan yang realistic dan mendidik serta tidak menyesatkan masyarakat.
  • Disenggarakan panel-panel diskusi antara wakil konsumen dengan produsen
  • Pelayalan purna jual lebih baik
  • Berjalannya proses public relation ( PR ) yang lebih menitikberatkan pada kepuasa konsumen dari pada promosi semata.

#Etika Bisnis#

Etika bisnis adalah Suatu rangkaian prinsip yang harus diikuti apabila menjalankan bisnis. Von der Embse dan R.A. Wagley dalam artikelnya di Advance Managemen Jouurnal (1988), memberikan tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, yaitu :

  • Utilitarian Approach : setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.
  • Individual Rights Approach : setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihormati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut harus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain.
  • Justice Approach : para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara perseorangan ataupun secara kelompok.

Etika bisnis dalam perusahaan memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh. Biasanya dimulai dari perencanaan strategis, organisasi yang baik,sistem prosedur yang transparan didukung oleh budaya perusahaan yang handal serta etika perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen.

Etika bisnis dapat diartikan juga sebagai penerapan secara langsung tanggung jawab sosial suatu bisnis yang timbul dari pihak internal, dalam hal ini biasanya dari kebijakan – kebijakan yang ditetapkan oleh pimpinan perusahaan. Hubungan antara bisnis dengan konsumen

Hubungan antara bisnis dengan pelanggan / konsumen, merupakan hubungan paling dasar dalam suatu bisnis, biasanya mengenai kualitas produk, kemasan, cara berpromosi, dan layanan purna jual.

Hubungan dengan karyawan

biasa juga disebut hubungan antara employer dengan employee. Di dalamnya termasuk penerimaan, latihan, promosi, transfer, demosi, dan PHK.

Hubungan antar bisnis

Pemberian informasi hubungan yang terjadi diantara perusahhan, baik perusahaan kolega, pesaing, penyalur, grosir maupun distributornya.

Hubungan dengan investor

Pemberian informasi yang benar terhadap investor maupu calon investor merupakan bentuk hubungan ini. Sehingga dapat menghimdari pengambilan keputusan yang keliru.

Hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan

Hubungan dengan lembaga – lembaga keuangan, dalam hal ini yang paling sering berhubungan dengan perusahaan adalah Lembaga Perpajakan yang berkaitan dengan jumlah pajak yang harus dibayar melalui hasil analisa laporan keuangan perusahaan.

#Bentuk-bentuk Tanggung Jawab Sosial#

Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dapat didefinisikan sebagai ", hukum, etis, dan discretionary ekspektasi ekonomi bahwa masyarakat memiliki organisasi pada suatu titik waktu tertentu" (Carroll dan Buchholtz 2003, hal 36).Konsep tanggung jawab sosial perusahaan berarti bahwa organisasi memiliki, etis, dan filantropis tanggung jawab moral di samping tanggung jawab mereka untuk mendapatkan imbalan yang adil bagi investor dan mematuhi hukum.Sebuah pandangan tradisional dari korporasi menunjukkan bahwa utama, jika tidak tunggal, tanggung jawab kepada pemilik, atau pemegang saham.Namun, CSR mengharuskan organisasi untuk mengadopsi pandangan yang lebih luas dari tanggung jawabnya yang meliputi tidak hanya pemegang saham, tetapi banyak lainnya konstituen juga, termasuk karyawan, pemasok, pelanggan, tingkat lokal, masyarakat lokal, negara bagian, dan federal pemerintah, kelompok lingkungan, dan lainnya kelompok kepentingan khusus ". keseluruhan, berbagai kelompok dipengaruhi oleh tindakan suatu organisasi disebut" pemangku kepentingan.Konsep stakeholder dibahas lebih lengkap pada bagian selanjutnya.

Tanggung jawab sosial perusahaan berkaitan dengan, tapi tidak identik dengan, etika bisnis.Sementara CSR meliputi, hukum, etis, dan discretionary tanggung jawab ekonomi organisasi, etika bisnis biasanya berfokus pada penilaian moral dan perilaku individu dan kelompok dalam organisasi.Dengan demikian, studi tentang etika bisnis dapat dianggap sebagai komponen dari penelitian yang lebih besar tanggung jawab sosial perusahaan.

empat bagian definisi Carroll dan Buchholtz tentang CSR membuat eksplisit sifat multi-faceted tanggung jawab sosial.Tanggung jawab ekonomi dikutip dalam definisi lihat itu harapan masyarakat bahwa organisasi akan memproduksi dan pelayanan yang baik yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pelanggan dan menjual barang-barang dan jasa pada harga yang wajar.Organisasi diharapkan akan efisien, menguntungkan, dan untuk menjaga kepentingan pemegang saham dalam pikiran.Tanggung jawab hukum berkaitan dengan harapan bahwa organisasi akan mematuhi undang-undang ditetapkan oleh masyarakat untuk mengatur persaingan di pasar.Organisasi memiliki ribuan tanggung jawab hukum yang mengatur hampir setiap aspek operasi mereka, termasuk hukum dan produk konsumen, hukum lingkungan, dan hukum ketenagakerjaan.Perhatian masyarakat tanggung jawab harapan etis yang melampaui hukum, seperti harapan bahwa organisasi akan menjalankan urusan mereka dan hanya cara yang adil.Ini berarti bahwa organisasi diharapkan untuk melakukan lebih dari sekedar mematuhi hukum, tetapi juga melakukan upaya proaktif untuk mengantisipasi dan memenuhi norma-norma masyarakat bahkan jika norma-norma tidak berlaku dalam hukum formal.Akhirnya, tanggung jawab discretionary perusahaan mengacu's harapan masyarakat bahwa organisasi menjadi warga negara yang baik.Ini mungkin melibatkan hal-hal seperti mendukung program-program kemanusiaan menguntungkan suatu komunitas atau bangsa.Mungkin juga melibatkan karyawan menyumbangkan keahlian.

Dalam tulisan ini, saya mengucapkan terima kasih atas kebaikan para blogger yang secara tidak langsung telah membantu saya dalam menyelesaikan tugas ini J J

DAFTAR PUSTAKA

http://fachrurrozyezy740.blogspot.com/2010/11/tanggung-jawab-sosial-suatu-bisnis.html

http://my154n.wordpress.com/2009/12/30/tanggung-jawab-sosial-suatu-bisnis/

http://nindysintya.wordpress.com/2010/11/22/tanggung-jawab-sosial-suatu-bisnis/

repository.binus.ac.id/content/F0552/F055292597.ppt

Rabu, 11 Januari 2012

Akuntansi dan Laporan Keuangan

#Definisi#

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai “bahasa bisnis”. Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan. Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini – yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya – mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.

Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA), dan Certified General Accountant (CGA). Di Indonesia, akuntan publik yang bersertifikat disebut CPA Indonesia (sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik).

#Fungsi Akuntansi#

Setiap sistem utama akuntansi akan melaksanakan lima fungsi utamanya yaitu

a. Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan

b. Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.

c. Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.

d. Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga.

Penghasil informasi yang menyediakan informasi yang cukup bagi pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, mengeksekusi perencanaan dan mengkontrol aktivitas.

#Pihak-pihak yang berkepentingan#

⃰ Manajemen

Manajemen ialah sekelompok orang dalam organisasi yang mempunyai tanggung jawab sepenuhnya dalam mencapai tujuan organisasi tersebut. Semua level manajemen selalu menggunakan informasi akuntansi, yaitu:

1. Mengukur profitabilitas usaha, yaitu kemampuan usaha untuk menghasilkan laba.

2. Mengukur likuiditas, yaitu kemampuan usaha untuk membayar hutangnya

3. Mengukur tingkat efisiensi, yaitu dikeluarkan sudah wajar/ memperolah output yang optimal

4. Apakah harta benda perusahaan terjaga dengan aman

*Investor dan Calon Investor

Investor ini ialah orang yang menanam modalnya dalam suatu usaha yang dapat berupa saham-saham, obligasi dll. Investor dan calon investor biasanya sangat membutuhkan informasi akuntansi untuk mengetahui berapa laba yang akan diterima, dan apakah investasinya ditambah atau ditarik dari perusahaan.

*Kreditor dan Calon Kreditor

Kreditor adalah orang yang member pinjaman kepada perusahaan dan sebagai imbalan adalah bunga/ bagi hasil. Bagi kelompok ini laporan keuangan perlu dalam rangka mengetahui apakah perusahaan mampu mengembalikan pinjamannya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan apakah harta perusahaan cukup untuk menjamin kredit tersebut.

*Fiskus/ Petugas Pajak

Kelompok ini menentukan dan menghitung pajak atau menyidik pajak dengan melihat laporan keuangan, yang mana dalam laporan keuangan diketahui berapa laba bersih perusahaan.

*Lembaga Pemeriksaan Keuangan

Beberapa Lembaga Pemeriksa Keuangan di Indonesia, seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) & inspektorat, memanfaatkan informasi keuangan ini dalam rangka pelaksanaan pemeriksaan yaitu: apakah yang dilaporkan sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya?

*Serikat Kerja/ Karyawan

Bagi serikat kerja karyawan informasi keuangan berguna untuk mengetahui apakah tempat kerja cukup terjamin di masa yang akan datang. Bila tidak, para pekerja ingin mencari tempat kerja yang lebih terjamin. Disamping itu, laporan keuangan dapat digunakan untuk perhitungan bonus.

#Laporan Keuangan (Financial Statement)#

*Pengertian

Laporan keuangan merupakan ringkasan dari suatu proses pencatatan, yaitu ringkasan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku. Laporan Keuangan dibuat oleh Manajemen bertujuan untuk mempertanggungjawabkan tugas-tugas yang dibebankan pemilik kepadanya. Penyusun laporan keuangan biasanya dilakukan sekali dalam setahun, tetapi dapat disusun secara bulanan, Tri Wulan, atau Semester yang disebut Laporan Keuangan Intern.

*Isi Laporan Keuangan

1.Laporan laba/rugi adalah suatu ikhtisar pendapatan dan beban selama periode waktu tertentu.
2. Laporan ekuitas pemilik adalah suatu ikhtisar perubahan ekuitas pemilik yang terjadi selama periode waktu tertentu.
3.Laporan neraca adalah suatu daftar aktiva, kewajiban dan ekuitas pemilik pada tanggal tertentu, biasanya pada akhir bulan atau akhir tahun.
4.Laporan Arus Kas adalah suatu ikhtisar penerimaan kas dan pembayaran kas selama periode waktu tertentu.

*Bentuk Laporan Keuangan

A. Laporan Laba – Rugi
Merupakan laporan sistematis tentang penghasilan, biaya dan rugi- laba yang diperoleh perusahaan selama periode tertentu (biasanya satu tahun). Bentuk laporan rugi – laba terdiri dari:
a. Bentuk Singgle Step; yaitu penyusunan laporan rugi – laba yang dilakukan dengan membandingkan total pendapatan dengan total biaya.
b. Bentuk Multiple Step; yaitu penyusutan laporan rugi – laba yang dilakukan secara bertahap.

B. Laporan Perubahan Modal
Merupakan laporan yang menyajikan tentang perubahan modal yang terjadi selama satu periode. Pada perusahaan perseroan (PT) disebut laporan laba ditahan.

C. Neraca
Merupakan laporan sistematis tentang aktiva, hutang dan modal suatu perusahaan pada waktu tertentu. Bentuk neraca terdiri dari:
a. Bentuk Scontro (Account Form); yaitu neraca yang disusun secara sebelah – menyebelah, dimana sebelah kiri/ debet untuk aktiva sedangkan sebelah kanan/kredit untuk hutng dan modal.
b. Bentuk Stafel (Report Form); yaitu neraca yang disusun dari atas ke bawah, yaitu dengan urutan aktiva, hutang kemudian modal.

D. Laporan Arus Kas
Yaitu laporan sistematis tentang aliran kas masuk dan kas keluar (termasuk sumber-sumber dan penggunaannya) yang terjadi pada suatu periode tertentu.

*Tujuan Laporan Keuangan

Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisikeuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi. Disamping itu, laporan keuangan juga bertujuan menunjukkan apa sdaja yang telah terjadi yang dilakukan manejemen sehubungan dengan sumber daya yang dipercayakan kepadanya, agar para pengguna laporan keuangan dapat mengambil keputusan dalam hal investasi, penjualan saham atau penggantian manejemen untuk tahap selanjutnya. Sebagai dasar penentuan pengambilan keputusan ekonomi yang sesuai dengan kepentingannya. Pada intinya tujuan laporan keuangan adalah untuk:

  1. memberikan informasi kas mengenai posisi keuangan perusahaan
  2. memberikan informasi keuangan mengenai hasil usaha perusahaan
  3. memberikan laporan dan interpretansi kondisi dan potensi perusahaan

Saya mengucapkan terima kasih untuk bapak/ibu/kakak yang secara tidak langsung telah mengizinkan saya untuk mengcopy data yang saya butuhkan untuk tugas ini J


DAFTAR PUSTAKA

Amri, Nasrul. Pengantar Akuntansi. 2000. Jakarta. LM Patra.

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/definisi-dan-fungsi-akuntansi/

Selasa, 10 Januari 2012

Teknik analisis meramalkan kas perusahaan

1. Keuangan Perusahaan

· Pengertian Perusahaan Keuangan

Perusahaan keuangan merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi utama menyalurkan dana dari yang surplus/ berlebih kepada mereka yang kekurangan dana.

· Jenis-jenis perusahaan keuangan:

a. Bank Komersial (Commercial Banks) : Lembaga simpanan yang memiliki asset utama berupa pinjaman dan kewajiban utama lain yaitu tabungan (deposits).

b. Thrifts : Lembaga simpanan dalam bentuk tabungan atau pinjaman

c. Perusahaan Asuransi : Lembaga keuangan yang menjaga individu dan perusahaan dari kejadian yang buruk

d. Perusahaan sekuritas dan bank investasi : Lembaga keuangan yang menjamain sekuritas dan terlibat dalam kegiatan sehubungan seperti broker surat berharga, jual beli surat berharga dan menghasilkan pasar dimana surat berharga diperdagangkan.

e. Perusahaan Pembiayaan (Finance companies) : Lembaga penghubung keuanngan yang member pinjaman kepasa individu dan bisnis

f. Reksa dana (Mutual Funds) : Lembaga keuangan yang menawarkan rencana simpanan dimana dana milik partisipan mengakumulasikan tabungan selama tahun bekerja mereka sebelum diambil selama tahun pension mereka.

· Keuangan Perusahaan di bagi menjadi 3 :

1. Ivestasi

Ivestasi adalah pengurangan beberapa jenis aset baik dalam bentuk finansial ataubarang, dapat pula disebut penjualan dari bisnis yang dimiliki oleh perusahaan. Iniadalah kebalikan dari investasi pada aset yang baru. Motif : Perusahaan memiliki beberapa motif untuk divestasi.

- Motif pertama, sebuah perusahaan akan melakukan divestasi (menjual) bisnisyang bukan merupakan bagian dari bidang operasional utamanya sehingga perusahaan tersebut dapat berfokus pada area bisnis terbaik yang dapatdilakukannya. Sebagai contoh, Eastman Kodak, Ford Motor Company, danbanyak perusahaan lainnya telah menjual beragam bisnis yang tidak berelasidengan bisnis utamanya.

- Motif kedua untuk divestasi adalah untuk memperoleh keuntungan. Divestasimenghasilkan keuntungan yang lebih baik bagi perusahaan karena divestasimerupakan usaha untuk menjual bisnis agar dapat memperoleh uang.Sebagai contoh, CSX Corporation melakukan divestasi untuk berfokus padabisnis utamanya yaitu pembangunan rel kereta api serta bertujuan untukmemperoleh keuntungan sehingga dapat membayar hutangnya pada saat ini.

- Motif ketiga bagi divestasi adalah kadang-kadang dipercayai bahwa nilaiperusahaan yang telah melakukan divestasi (menjual bisnis tertentu mereka)lebih tinggi daripada nilai perusahaan sebelum melakukan divestasi. Dengankata lain, jumlah nilai aset likuidasi pribadi perusahaan melebihinilai pasar bila dibandingkan dengan perusahaan pada saat sebelummelakukan divestasi. Hal ini memperkuat keinginan perusahaan untukmenjual apa yang seharusnya bernilai berharga daripada terlikuidasi padasaat sebelum divestasi.

- Motif keempat untuk divestasi adalah unit bisnis tersebut tidakmenguntungkan lagi. Semakin jauhnya unit bisnis yang dijalankan dari corecompetence perusahaan, maka kemungkinan gagal dalam operasionalnyasemakin besar.

2.Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Bahasa Inggris: Rights Issue) ataudisingkat

HMETD dalam pasar modal Indonesia adalah hak yang diperolehpara pemegang saham yang namanya telah terdaftar dalam daftar pemegangsaham suatu perseroan terbatas untuk menerima penawaran terlebih dahulu apabil perusahaan sedang menjalani proses emisi atau pengeluaran saham-saham darisaham portopel atau saham simpanan. Hak tersebut diberikan dalam jangka waktu14 hari terhitung sejak tanggal penawaran dilakukan dan jumlah yang berhak diambilseimbang dengan jumlah saham yang mereka miliki secara proporsional.

3.Kebangkrutan

Kebangkrutan adalah ketidakmampuan yang dinyatakan secara legal oleh individuatau organisasi untuk membayar kreditur mereka.Kebangkrutan telah dicatat di Perjanjian Lama dan Timur Jauh.

2. Estimasi Penjualan

Estimasi penjualan untuk bisnis Anda didasarkan pada penilaian Anda: keuntungandari produk atau layanan, pelanggan, ukuran pasar Anda, dan pesaing Anda. Iniharus mencakup penjualan dalam unit dan Rupee untuk tahun berikutnya tiga,dengan tahun pertama dipecah oleh kuartal kalau itu sesuai untuk industriAnda. Angka-angka ini akan sangat penting untuk dokumen keuangan lain yangAnda hadir nanti dalam rencana.Gunakan ringkasan satu-ayat untuk membenarkan proyeksi anda. Pastikan untukmenggunakan pernyataan ringkas tentang apa set terpisah produk atau jasa dariperusahaan lain di pasar. Sertakan diskusi singkat dari setiap komitmenpelanggan. Juga menyatakan mengapa anda membayangkan basis pelangganAnda tumbuh, dan menunjukkan bagaimana Anda akan mengumpulkan bisnis ini.Tips. Jika Anda memperoleh penjualan rata-rata per pelanggan dari asosiasiinformasi perdagangan, penelitian, atau wawancara dengan pemilik bisnisdalam upaya serupa, mengutip sumber-sumber di bagian ini untuk memberikankredibilitas ke nomor yang Anda dasar proyeksi penjualan Anda. Jangan menggunakan kata "konservatif" ketika menjelaskan proyeksipenjualan Anda.Lender digunakan untuk melihat proyeksi sebelumnya iniistilah yang biasanya sesuatu tetapi konservatif. Jangan membuat proyeksi aneh. Mereka akan merusak kredibilitas Andasebagai orang bisnis terkemuka. Kesalahan umum adalah asumsi bisnis Andaakan memiliki beberapa tahun sederhana dan kemudian peningkatan dramatisdalam penjualan ketika "pasar lepas landas."

3. Estimasi Produksi

adalah penentuan yang akurat untuk menentukan strategi pemasaran yang lebihefisien bahwa salah satu dari mereka menggunakan Alat Estimasi Produksi(AEP). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas tertinggi AEP.AEP tes yang dilakukan terhadap efektivitas dua model pengukuran modifikasi AEP40 cm x 40 cm dan 50 cm x 50 cm dengan dua cara mengukur, yang pertama adalahdi 4 titik pengukuran (4 kuadran kanopi tanaman) dan yang kedua adalah dalam 6poin pengukuran (6 kuadran kanopi tanaman). Sampel sebanyak 30 pohon jerukproduktif, dihitung kepadatan buah dalam AEP untuk kemudian berkorelasi dengan jumlah buah per pohon.Hasilnya menunjukkan bahwa yang paling efektif adalah AEP AEP berukuran 50 cm x50 cm dengan 4 kuadran titik pengukuran. Hal ini didasarkan pada Standard ErrorEstimasi koefisien terendah dan tertinggi 38,85 korelasi 0,732 dengan model regresilinier Y = 14,69 + 13.31X.

4. Estimasi Pembelian Bahan Langsung

adalah pembelian barang secara langsung, baik berupa langsung maupun sistemonline. estimatis ini sangat menguntungkan bagi penjual maupun pembeli. karenapenjual bisa memprodukan barang daganganya dengan cara sistem online, dan sipembeli juga dapat lebih menghuntungkan dan menghematkan.karena pembeli tidak perlu meluangkan waktu yang lama untuk datang dan pergi kesana. cukup hanya dengan berada di depab komputer dan memilih barang manayang akan di belinya. lalu mentransferkan jumlah uang yang sudah tertera, dengancara seperti itu pihak pembeli maupun pihak penjual dapat memperolehkan keuntungan.

5. Estimasi Pemakaian Biaya Langsung

adalah barang yang bisa langsung di gunakan tanpa memerlukan proses terlebihdahulu, atau barang yang sudah di beli bisa langsung di pakai atau di gunakan.sebagai contoh :pakaian, mobil, makanan ataupun minuman, dll.barang-barang itu bisa langsung di pakai tanpa di proses lagi seperti barang yang lain.

6. Upah Langsung

upah langsung adalah upah yang di berikan atasan atau manajer tanpa atau lewatperantara, upah ini di berikan langsung kepada orangnya langsung ataua kepadakaryawan itu sendiri. tidak di lakukan dengan sistem kartu kredit.

7. Estimasi Beban Fabrikase

adalah estimasi yang menjelaskan tentang beban pabrikasi.

8. Estimasi Harga Pokok Penjualan

adalah harga yang sudah mutlak atau harga pokok barang yang di jual tanpa bisamengalami perubahan, harga ini sudah mutlak di berikan oleh sie penjual untuk siepembeli agar tidak terjadi negoisasi dalam penjualan barang ini.

9. Estimasi Beban Penjualan

Adalah beban sie penjual karena terdapat beberapa faktor yang membuatperusahaan atau sie penjual oeleh pihak-pihak tertentu.misalkan beban pajak, kerusakan barang-barang, apapun yang membuat perusahaanmenjadi beban.

10.Estimasi Beban Administrsi

Beban administrasi perusahaan yang fokus dari kepentingan politik pada saatini. Badan Penelitian Eim estimasi total biaya administrasi di sektor pekerjaansementara.Penyebab utama dari ukuran biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara adalah: tingginya jumlah pekerja pekerjaan sementara dan tingginya laju perubahanpada pekerja pekerjaan sementara (rata-rata tahunan: 1,3 juta pendaftaran, 1,1 juta penempatan dan 15,6 juta pembayaran remunerasi); perubahan undang-undang banyak dan perubahan kecil yang menghadapisektor pekerjaan sementara; penerapan sistem pembayaran remunerasi mingguan.

11.Estimasi Laba Rugi

adalah laporan keuangan suatu perusahan yang menunjukan keuntungan ataukerugian. di mana semua laporan keuangan di tunjukan pada estimasi ini, karenadengan estimasi ini perusahaan ini bisa mengetahui apakah perusahaan inimendapatkan keuntungan atau laba ataupun memperoleh kerugian.

12. Estimasi Kas

adalah laporan keuangan yang menunjukan berapa uang yang di punyai olehperusahaan itu, karena dengan adanya kas perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah uang atau kas yang ada.apakah perusahan tersebut memperoleh keuntungan atau kenaikan kas atau bahkanmemeproleh penurunan kas.


DAFTAR PUSTAKA

http://www.scribd.com/doc/76280143/BAB-12-Teknik-Analisis-Meramalkan-Kas-an

http://thyamuthya94.blogspot.com/2011/10/bab-12-teknik-analisis-meramalkan-kas.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Keuangan_perusahaan

http://nepal.smetoolkit.org/nepal/en/content/en/804/Estimated-Sale

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. Ada beberapa pendapat tentang pengertian MSDM, yaitu:

• Mary Parker Follett

Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu seni untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang diperlukan, atau dengan kata lain tidak melakukan pekerjaanpekerjaan itu sendiri.

• Edwin B. Flippo

Manajemen Sumber Daya Manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat

• French

Manajemen Personalia adalah penarikan, seleksi, pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan sumber daya manusia oleh organisasi.

#Macam-macam Sumber Daya Manusia (SDM)#

Manusia memiliki akal, budi dan pikiran yang tidak dimiliki oleh tumbuhan maupun hewan. Meskipun paling tinggi derajatnya, namun dalam ekosistem, manusia juga berinteraksi dengan lingkungannya, mempengaruhi dan dipengaruhi lingkungannya sehingga termasuk dalam salah satu faktor saling ketergantungan.

Sumber daya manusia dibagi menjadi dua, yaitu :

  • Manusia sebagai sumber daya fisik

Dengan energi yang tersimpan dalam ototnya, manusia dapat bekerja dalam berbagai bidang, antara lain: bidang perindustrian, transportasi, perkebunan, perikanan, perhutanan, dan peternakan.

  • Manusia sebagai sumber daya mental

Kemampuan berpikir manusia merupakan suatu sumber daya alam yang sangat penting, karena berfikir merupakan landasan utama bagi kebudayaan. Manusia sebagai makhluk hidup berbudaya, mampu mengolah sumber daya alam untuk kepentingan hidupnya dan mampu mengubah keadaan sumber daya alam berkat kemajuan ilmu dan teknologinya. Dengan akal dan budinya, manusia menggunakan sumber daya alam dengan penuh kebijaksanaan. Oleh karena itu, manusia tidak dilihat hanya sebagai sumber energi, tapi yang terutama ialah sebagai sumber daya cipta (sumber daya mental) yang sangat penting bagi perkembangan kebudayaan manusia.

#Perkembangan Sumber Daya Manusia#

Revolusi industri abad ke 20 dan revolusi teknologi abad ke 19 mengubah makna tenaga kerja itu sendiri, dimana kebanggan hasil kerjanya menjadi berkurang. Akibat revolusi industri dan teknologi terhadap tenaga kerja adalah :

1. Berkembangnya spesialisasi, secara ekonomis menguntungkan, hasil kerjanya lebih banyak dan orang akan ahli dalam bidangnya.

2. Hambatan pengembangan diri, bagi kelompok tertentu secara sosiologis disebut blok of mobility (sekat-sekat mobilitas masyarakat).

3. Perubahan yang terus menerus, merugikan tenaga kerja dengan perubahan bidang industri dan teknologi.

#Pemanfaatan Sumber Tenaga Kerja dan Kompensasi#

Tenaga kerja yang diinginkan oleh perusahaan dapat diperoleh dari berbagai sumber berikut :

  1. Dari dalam Perusahaan. Cara ini merupakan cara terbaik, berasal dari promosi (kenaikan pangkat) atau transfer (pemindahan dari bagian lain) didalam perusahaan.
  2. Teman-taman para Karyawan. Cara ini digunakan dengan anggapan bahwa, karyawan tersebut sudah mengetahui kualifikasinya, dengan demikian maka diharapkan calon pasti akan sesuai.
  3. Lembaga Penempatan Tenaga Kerja. Hanya terdapat satu lembaga yang diatur dan ditangani oleh Pemerintah, yaitu Kantor Penempatan Tenaga Kerja (KPT), yang bertugas menyalurkan tenaga kerja yang belum sempat memperoleh pekerjaan.
  4. Lembaga Pendidikan. Dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan memberikan bea-siswa dan meminta langsung kepada lembaga pendidikan tersebut.
  5. Masyarakat Umum. Cara ini memerlukan biaya sangat besar, dengan cara memasang iklan.

Program kompensasi karyawan dirancang :

1. Menarik karyawan yg cakap ke dalam organisasi

2. Memotivasi karyawan mencapai prestasi unggul

3. Mencapai masa dinas yg panjang

Sesuai fungsinya, didalam perusahaan ada dua macam tenaga kerja :

1. Tenaga Eksekutif, mengambil keputusan dan melaksanakan fungsi organik manajemen

2. Tenaga Operatif, tenaga terampil, menguasai pekerjaan, sehingga tugas dapat dilaksanakan dengan baik.

Ada tiga golongan tenaga kerja ditinjau dari kemampuannya, yaitu:

-tenaga terampil (skilled labor)

-tenaga setengah terampil (semi skilled labor)

-tenaga tidak terampil (unskilled labor)

Penentuan Jumlah Tenaga Kerja meliputi dua hal pokok :

1. Analisis Beban Kerja, meliputi ; peramalan penjualan (sales forecast), penyusunan jadwal waktu kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja untuk membuat satu unit barang.

2. Analisis tenaga kerja, menghitung jumlah tenaga kerja yang sesungguhnya dapat tersedia pada satu periode.

#Hubungan Perburuhan#

Hubungan Perburuhan adalah hubungan antara unsur – unsur dalam produksi yaitu buruh, pengusaha dan pemerintah, yang didasarkan pada nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila agar setiap persoalan antara buruh dan manajemen diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, ada tiga asas yang digunakan yaitu :
1.Asas Partner in Production
Dimana buruh dan pengusaha mempunyai kepentingan yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan buruh mampu meningkatkan hasil usaha/ produksi. Hal ini tercermin dalam system ci-determination.
2.Asas Partner in Profit
Hasil yang dicapai perusahaan itu seharusnya bukan untuk dinikmati oleh pengusaha saja, tetapi harus dinikmati oleh buruh yang turut serta dalam mencapai hasil produksi tersebut.
3.Asas Partner in Responsibility
Dimana buruh dan pengusaha memiliki tanggung jawab untuk bersama – sama meningkatakan hasil produksi. Rasa tanggung jawab kedua belah pihak ini akan mendorong hasil produksi yang meningkat lagi.

Bila terjadi ketidak kesepakatan, buruh punya senjata yang dapat digunakan :

a. Boikot ( untuk menolak membeli barang-barang hasil produksi)

b. Pemogokkan ( berhenti berkerja sehingga menurunkan kondisi perekonomian perusahaan)

c. Penghasutan ( untuk mendukung pemogokan yang dilakukan )

d. Memperlambat kerja ( dilakukan oleh karyawan dengan cara mengurangi tingkat produktivitas mereka atau mengurangi jumlah produk yang dihasilkan)

Untuk mengeoperasikan Hubungan Perburuhan Pancasila tersebut, telah ditetapkan berbagai sarana yaitu :
•Lembaga Bipartite / Tripartite
Melalui Lembaga Bipartite/Tripartite, setiap perselisihan yang terjadi dapat diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat. Penyelesaian perselisihan melalui Lembaga Bipartite berarti penyelesaian yang dilaksanakan melalui dua pihak,yaitu Buruh dan Pengusaha (secara intern). Penyelesaian melalui lembaga Tripartite berarti mengundang pihak pemerintah untuk ikut serta menyelesaikan perselisihan yang terjadi secara musyawarah untuk mufakat.
•Kesepakatan Kerja Bersama (Perjanjian Perburuhan)
Melalui perjanjian perburuhan para pihak yang terkait dalam phubungan kerja mengetahui secara jelas apa yang menjadi hak dan kewajibannya sehingga dengan demikian dapat diharapkan mencegah timbulnya perselisihan.
•Peradilan Perburuhan
Melalui peradilan perburuhan, setiap perselisihan yang timbul dapat diselesaikan secara damai, sehingga kemungkinan untuk mogok / lock-out dapat dicegah sedini mungkin.
•Peraturan Perundang – undangan Perburuhan
Peraturan perundang – undangan perburuhan mutlakdiperlukan dan harus dapat mengakomodasi semua kepentingan pekerja maupun pengusaha, sehingga dengan demikian kepastian hokum dapat tercipta dan dapat mengurangi terjadinya perselisihan perburuhan yang dapat menimbulkan tindakan mogok/lock-out.
•Masalah khusus yang harus diperhatikan yaitu masalah upah dan masalah pemogokan.
Melalui penanganan / pengaturan masalah pengupahan secara memadai, akan mengurangi timbulnya perselisihan peruruhan yang berkaitan dengan masalah upah. Demikian pula masalaah pemogokan yang pada hakekatnya merupakan penyelesaian perselisihan pekerja secara tidak damai, sedapat mungkin dihindari dengan mengutamakan musyawarah untuk mufakat.

#Mengapa para pekerja mendirikan serikat kerja#

Serikat Pekerja atau karyawan (Labor Union atau Trade Union) adalah organisasi pekerja yang dibentuk untuk mempromosikan atau menyatakan pendapat, melindungi, dan memperbaiki, melalui kegiatan kolektif, kepentingan sosial, ekonomi dan politik anggotanya. Tipe-tipe Serikat Karyawan:

a. Craft Unions

Anggotanya karyawan yang punya ketrampilan yang sama seperti tukang kayu.

b. Industrial Unions

Dibentuk berdasarkan lokasi pekerjaan yang sama, serikat ini terdiri pekerja tidak berketrampilan maupun berketrampilan dalam perusahaan atau industri tertentu.

c. Mixed Unions

Mencakup pekerja terampil, tidak terampil dan stengah terampil dari suatu local tertentu tidak memandang dari industry mana.

#Hukum yang mengatur hubungan antara tenaga kerja dengan manajer#

Ada tiga perjanjian kerja bersama, yaitu :

a. Closed Shop Agreement

Hanya berlaku bagi pekerja yang telah bergabung menjadi anggota serikat (persatuan).

b. Union shop Agreement

Mengaharuskan para pekerja untuk menjadi anggota serikat untuk periode waktu terentu.

c. Open Shop Agreement

Memberikan kebebasan pekerja untuk menjadi atau tidak anggota serikat kerja.

Bagaimana serikat pekerja di organisasi dan disahkan?

››yaitu melalui UUD 1945 yang berlandaskan serikat pekerja.

Saya mengucapkan terima kasih untuk bapak/ibu/kakak yang secara tidak langsung telah mengizinkan saya untuk mengcopy data yang saya butuhkan untuk tugas ini J

DAFTAR PUSTAKA

http://arrizalaziz.wordpress.com/2010/12/20/manajemen-sumber-daya-manusia/

http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_sumber_daya_manusia

http://septyaridhoyatni.wordpress.com/2010/11/29/pengantar-bisnis-bab-9/

http://ocw.gunadarma.ac.id/course/economics/management-s1/pengantar-bisnis/manajemen-sumber-daya-manusia

http://wina-fun.blogspot.com/2010/04/hubungan-perburuhan.html

http://rahmanelieser.blogspot.com/2029_11_01_archive.html